Honestly, Kejujuran
Nama : Selvy Dina Retnowati
Kelas : R3L
NPM : 202146500897
NFT pada OBJKT
-----------------------------------------------------
Girl Inspired by Night City
Pada karya diatas terdapat siluet seorang perempuan yang sedang berada ditengah hujan disebuah kota, yang merepresentasikan pada hujan deras disebuah kota.
Pada karya diatas, mengingatkan saya terhadap peristiwa masa kecil saya saat saya sendiri, terjadi hujan deras diwaktu malam. Saat itu saya merasa takut, resah, panik, secara bersamaan. Suara hujan, suara angin, dan suara benda-benda diluar rumah yang tertiup angin sehingga menimbulkan suara yang membuat saya ketakutan. Saat itu saya berada diruang tamu yang terdapat tirai yang bergerak mengikuti gerakan angin. Sejak saat itu saya mulai mempunyai ketakutan tersendiri dengan hujan yang menimbulkan suara-suara yang mengerikan terutama saat saya sedang sendiri, saya mulai merasa lemas dan panik
Samurai Donut
Pada karya diatas menurut saya adalah teori mimesis yang meniru seperti donat dan teori significant form paduan warna latar yang cocok dengan pusat perhatian yaitu donat yang sedang menusukkan samurai ke bagian tubuhnya yang bolong.
Pada karya diatas mengingatkan saya pada ketakutan saya pada dunia, beban yang ditanggung dan harapan dari semua orang. Semua orang berharap semua bisa saya lakukan, semua akan saya lakukan, dan semua akan saya kerjakan. Bahkan semua orang tidak bertanya, "apa saya kuat? apa saya bisa? apa saya mampu?" semua orang menyimpulkan semuanya dengan kehendaknya bukan kehendak saya, padahal saya yang menjalankan, saya yang lakukan, dan ini hidup saya. Saya merasa beban yang diberikan terlalu berat, saya kurang mampu untuk melakukan itu semua. Dari kecil, semuanya berharap kepada saya sehingga membuat saya stress dan mempunyai pikiran untuk menghilang dari dunia.
Robot 395
Pada karya diatas juga mengingatkan saya pada suatu hari saat saya masih kecil. Saat saya sedang tidur siang tiba-tiba saya merasa semua benda disekitar saya menjadi besar dan saya yang mengecil. Saya mulai panik, perkiraan itu adalah mimpi, tapi saat saya membuka mata semuanya menjadi jelas. Benda disekitar saya berubah menjadi besar semua, saya pusing, takut. Itu yang saya rasakan saat itu. Saat itu saya mencoba saya mencoba untuk memejamkan mata lagi supaya hal tersebut hilang, tapi ternyata makin terasa lebih jelas lagi. Saya mencoba untuk pergi ke tempat yang beda dirumah, tapi tetap tidak hilang. Akhirnya saya mencoba untuk tetap diam meringkuk dibagian pojok rumah dan hal tersebut hilang dengan sedirinya. Saat itu saya merasa takut untuk bilang kepada kedua orang tua saya dan akhirnya memendam hal tersebut hingga kini.


.jpeg)
Komentar
Posting Komentar